Rabu, 23 September 2015

Komponen - komponen CD-ROM

Komponen - komponen CD-ROM

Dioda LaserPerangkat diode laser adalah block “pick up” yang harus dan harus ditangani dengan sangat hati-hati. Perangkat optic atau lensa harus tetap bersih. Bersihkan semua kotoran atau debu dari perangkat lensa. Jika terjadi kerusakan pada pick up laser maka keseluruhan block pick up harus diganti.


Motor Pemuat
Motor Pemuat pendorong kotak pemuat keluar dan memasukan disk ke perangkat pick up optic. Sinyal mengendalikan motor pemuat diatur oleh IC pengatur mekanisme.

Motor Luncur
Motor luncur dapat dikendalikan oleh IC perangkat focus penjejakan dan dialirkan oleh rangkaian penguat SLED dan transistor-transistor penggerak keluaran.

Fungsi Kabel Data Pada Komputer

Fungsi Kabel Data Pada Komputer

 Hasil gambar untuk kabel data cpuHasil gambar untuk kabel data cpu

Kabel data merupakan sejenis kabel yang biasa digunakan untuk menghubungkan ponsel ke komputer atau PC. Fungsi kabel data pada komputer cukup beragam, bukan saja digunakan untuk transfer data dari ponsel ke komputer atau sebaliknya, tapi juga untuk menambah daya baterai pada ponsel. Jadi, pada saat-saat tertentu misalnya listrik mati, saat baterai habis maka bisa menggunakan PC untuk men-charger ponsel.
Selain beberapa fungsi diatas, kabel data juga memiliki fungsi-fungsi yang lain pada komputer, diantaranya adalah untuk mentransfer data dari komputer ke ponsel ataupun sebaliknya. Jadi, dengan kata lain kabel data merupakan sarana komunikasi antara dua hardware. Pada beberapa tipe ponsel kabel data bahkan bisa digunakan untuk mengkoneksikan komputer ke internet. Mencetak lewat printer juga bisa dengan mudah dilakukan menggunakan kabel data.
Jadi, fungsi kabel data sendiri memang cukup beragam jika dilihat dari beberapa sudut pandang terlebih lagi pada ponsel yang memang dibuat dengan teknologi tinggi. Kabel data yang saat ini banyak digunakan terbagi dalam beberapa jenis. Jenis kabel data yang paling umum adalah kabel data yang digunakan untuk menghubungkan ponsel dengan komputer, hal ini bisa untuk tujuan mentransfer data baik dalam bentuk foto, video maupun game.
Selain itu, ada juga tipe kabel data yang digunakan untuk mengisi tegangan pada power supply yang digunakan untuk menghidupkan monitor. Jadi, jika kabel data dicabut maka monitor otomatis akan mati. Jenis kabel data yang paling banyak digunakan saat ini adalah kabel data USB, yaitu kabel data yang berbentuk seperti USB sehingga bisa dipasang dan dilepas dari perangkat komputer dengan mudah.
Ada juga beberapa jenis kabel data lain yang mungkin tidak digunakan oleh kebanyakan orang yaitu kabel data LAN UTP dan STP. Kabel data ini merupakan jenis kabel data yang digunakan untuk membangun jaringan pada komputer. Selain itu ada juga jenis kabel data hardisk, yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan hardisk dengan komputer.
Jadi, ada banyak sekali jenis kabel data yang ada saat ini tidak hanya terbatas pada kabel data yang digunakan untuk mentransfer data, tapi juga banyak jenis-jenis kabel data yang lain.


KABEL DATA SATA

adalah bus interface komputer untuk menghubungkan host bus adapter untuk perangkat penyimpanan massal seperti drive hard disk dan drive optik. Serial ATA ini dirancang untuk menggantikan ATA yang lebih tua (AT Attachment) standar (juga dikenal sebagai EIDE), menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan antarmuka paralel ATA yang lebih tua (PATA): mengurangi kabel-massal dan biaya (7 konduktor vs 40), bertukar panas asli , lebih cepat transfer data melalui harga yang lebih tinggi sinyal, dan transfer yang lebih efisien melalui (opsional) I / O antrian protokol.

SATA host adapter dan perangkat berkomunikasi melalui kabel serial kecepatan tinggi lebih dari dua pasang konduktor. Sebaliknya, paralel ATA (yang redesignation untuk spesifikasi ATA warisan) menggunakan bus 16-bit lebar data dengan dukungan banyak tambahan dan sinyal kontrol, semua beroperasi pada frekuensi yang lebih rendah. Untuk memastikan kompatibilitas dengan perangkat lunak dan aplikasi warisan ATA, SATA menggunakan ATA ATAPI dasar yang sama dan perintah-ditetapkan sebagai warisan perangkat ATA.

Pada 2009, SATA telah menggantikan ATA paralel di desktop pengiriman konsumen yang paling dan komputer laptop, dan diharapkan untuk akhirnya menggantikan PATA dalam aplikasi embedded di mana ruang dan biaya merupakan faktor penting. Pangsa pasar SATA di pasar desktop PC adalah 99% pada tahun 2008. [2] PATA tetap banyak digunakan dalam aplikasi industri dan tertanam yang menggunakan penyimpanan CompactFlash, meskipun di sini, standar penyimpanan CFast berikutnya akan didasarkan pada SATA


FLOPPY DISK drive

KOMPONEN DAN CARA KERJA FLOPPY DISK

 

Cara Kerja Disket (Floppy Disk Drive)

 

 

 

 

 

Kapankah anda mulai menggunakan komputer? Jika anda sudah menggunakan komputer cukup lama, mungkin anda mengenal dengan tempat peyimpanan bernama Diskette. Di negara lain, orang menyebutnya sebagai Floppy disk drive (FDD) atau floppy disk saja. Disket dulu sangatlah populer dan menjadi komponen utama selama lebih dari 20 tahun.

Pada dasarnya, disket akan membaca (reads) dan menulis (writes) data ke sebuah plastik yang dilapisi bahan logam berbentuk lingkaran yang mirip dengan kaset tape. Pada artikel ini, anda akan mempelajari apa saja yang ada di dalam sebuah disket atau floppy disk dan bagaimana cara kerjanya.


Sejarah dari Floppy Disk Drive (Diskette)


Floppy disk atau Disket adalah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur, dilapisi lapisan persegi yang berbentuk persegi atau persegi panjang. Sekarang sudah banyak bermunculan media penyimpanan yang lebih maju dari floppy disk, seperti : CD-R, CD-RW, Flash Disk, dan Zip drive. Walaupun sudah banyak media penyimpanan yang lain, floppy disk masih tetap bertahan.
 
FDD (Floppy Disk Drive) ditemukan oleh IBM dari Alan Shugart pada tahun 1967. FDD yang pertama menggunakan piringan berdiameter 8-inch (beberapa tahun kemudian, FDD juga bisa dipanggil "diskette" karena semakin kecil). Komputer pertama IBM menggunakan disket berukuran 5,25 inch pada tahun 1981. Disket dengan ukuran 5.25-inch mampu menyimpan data sebanyak 360 kilobytes (KB). Jika dibandingkan dengan disket yang paling baru saat ini, yaitu disket berukuran 3,5-inch, disket ini mampu menyimpan data sebanyak 1,44 megabyte (MB).
Pada pertengahan tahun 1980, desain awal dari disket IBM telah ditingkatkan, sejalan dengan peningkatan media perekaman datanya. Desain ini lebih kecil, yang semula berukuran 5,25-inch yang menampung 360 KB, desain yang baru berukuran 3,5-inch dengan kapasitas penyimpanan 1,44 MB. Beberapa tahun kemudian, ada 2 jenis disket yang ada, yaitu yang berukuran 3,5-inch dan 5,25-inch. Pada pertengahan tahun 1990, disket ukuran 5,25-inch sudah kehilangan popularitas, karena permukaan pada disket pada bagian media perekaman dapat dengan mudah terkontaminasi oleh sidik jari (fingerprints).
Bagian dari Floppy Disk Drive

Ilustrasi dari piringan dalam Disket. Warna Coklat dinamakan tracks dan warna kuning dinamakan sectors.
Disk

Bahan dari disk hampir mirip dengan kaset tape, yaitu memiliki:
  • Plastik tipis yang dilapisi dengan besi oksida. Oksida ini dinamakan material ferromagnetic, yang artinya jika bagian ini terkena dengan sumber magnetik, oksida ini akan termagnet juga.
  • Disk ini dapat menyimpan informasi secara instan.
  • Bisa dihapus dan digunakan berulang kali.
  • Harganya yang murah dan mudah digunakan.
Jika anda pernah menggunakan kaset tape, pasti anda tahu kelemahan dari kaset tape. Kelemahannya adalah kaset tape memiliki bagian awal dan akhir. Jika bagian awal terisi lagu nomor 1, maka bagian akhir terisi lagu yang paling terakhir. Saya misalkan bagian akhir adalah lagu 10. Jika anda telah selesai mendengarkan lagu ke 10 dan anda ingin mendenganrkan lagu 1, mau tidak mau anda harus melakukan rewind atau melakukan pemutaran kebelakang.
Hal itu dilakukan agar kita dapat mendengarkan lagu 1 kembali. Jika anda tidak melakukan itu, lagu 1 tidak akan bisa diputar. Itulah cara kerja dari kaset tape, lalu apa hubungannya dengan floppy disk drive atau disket?
Cara kerja disket sama dengan kaset tape. Dibuat dari plastik tipis yang dilapisi material logam pada kedua sisinya. Namun, disket itu berbentuk bundar atau linkarang. Semua data disimpan dalam sebuah blok tertentu dalam lingkaran tersebut. Sehingga, software yang anda pakai dapat melompat mengakes file 1 ke file 19 tanpa harus melakukan fast forward dari file 2-18. Disket akan berputar dan heads dari disket akan mencari track yang tepat. Cara ini dinamakan direct access storage.

Drive

Bagian dari Drive pada disket yaitu sebagai berikut:
  • Read/Write Heads: Ditempatkan pada 2 tempat di disket. Mereka bergerak bersama pada saat disket mulai bekerja. Head pertama digunakan untuk membaca dan menulis data, sedangkan head kedua berfungsi untuk menghapus data pada track ketika track tersebut sudah ditulis.
  • Drive Motor: Sebuah mesin motor yang dapat memutarkan disk pada kecepatan 300 hingga 360 rotasi per menit (RPM).
  • Stepper Motor: Berfungsi untuk menempatkan heads ke track yang tepat, sesuai yang diinginkan oleh komputer. Head dari read/write akan dirapatkan agar menempati track yang sesuai.
  • Mechanical Frame: Sebuah tuas yang dapat membuka sedikit dari protective window pada disket. Agar heads dari read/write bisa menyentuh media disketnya. Tombol luar dari disket mengizinkan pengguna untuk melakukan pengeluaran disket.
  • Circuit Board: Mengandung semua perangkat untuk melakukan tugas membaca atau menulis pada disket. Circuit Board (Papan Sirkuit) ini juga mengatur bagaimana pergerakan heads pada media disket.

Cara menulis data pada disket

Menulis data di disket memerlukan beberapa tahap yang harus dijalani oleh komputer dan disket itu sendiri. Tahapan itu adalah sebagai berikut:
  1. Program komputer akan meneruskan instruksi ke hardware komputer untuk menulis data pada floppy disk.
  2. Kemudian, hardware komputer dan kontroller dari disket akan menyalakan Motor pada disket untuk memutar floppy disk. Disk yang ada di disket berbentuk bundar dan terdiri dari segmen-segmen kecil yang dinamakan sector.
  3. Motor yang kedua, yang dinamakan stepper motor yang berfungsi untuk menempatkan heads ke track selanjutnya. Proses ini biasanya terjadi pada saat heads berada di track sebelumnya dan ingin mengakses track lainnya. Waktu dari track sebelumnya ke track setelahnya dinamakan "access time". 
  4. Head dari read/write akan berhenti pada track. Head dari read akan mengecek apakah track tersebut  memiliki data atau tidak.
  5. Sebelum data dari program ditulis pada disket, sebuah erase coil akan membersihkan sector tersebut. Ukuran dari head pada write lebih besar daripada sector yang akan ditulis datanya.
  6. Head dari write yang telah diberikan energi akan menaruh data pada disket dengan cara memberikan magnet pada permukaan media recording (perekaman).
  7. Disket akan berhenti berputar. Disket sekarang akan menunggu perintah selanjutnya dari komputer
 Perkembangan Floppy Disk
Tahun 1969 merupakan awal dari Floppy Disk. Pada awal kemunculannya Floppy Disk berukuran 8 inchi dan hanya dapat menyimpan data sebesar 79,7kb. Saat itu floppy disk hanya dapat membaca ( read only ) sehingga ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi atau dihapus.
Tahun 1976, hadir Floppy Disk berukuran 5¼ inchi. Dapat menyimpan data sebesar 110 kB. Pada perkembangannya terdapat Floppy disk 5¼ inchi yang dapat menyimpan data sebesar 360 kb. Pada Floppy Disk 5¼ inchi telah dapat memodifikasi data dan menghapus data.
Pada tahun 1982 Floppy Disk ukurannya 3½ inchi. Pada awal kemunculannya hanya dapat menyimpan data 264 kb. Pada perkembangan selanjutnya terdapat Floopy Disk 3½ inchi yang berukuran 200 MB. Pada tahun 1990 an keberadaan Floppy Disk berukuran 5¼ inchi mulai lenyap dan Floppy Disk ukuran 3½ inchi menjadi dominan.

KOMPONEN FLOPPYNDISK:

1. Write-protectab; 
2. Hub;
3. Shutter;
4. Plactic housting;
5. Paper ring;
6. Magnetic disk; dan
7. Disk sector

Pengertian Vga Dan Bagian-Bagiannya


Pengertian Vga Dan Bagian-Bagiannya


PENGERTIAN VGA (Video Graphics Accelerator)
nvidia_geforcear
VGA (Video Graphics Accelerator) card adalah salah satu komponen komputer yang mutlak harus ada. Fungsinya mengolah data graphis untuk ditampilkan di layar monitor. Sebetulnya VGA card merupakan satu unit “komputer mini” karena komponen ini memiliki sebuah prosesor (disebut GPU alias Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory juga.Disebut VGA card karena komponen ini memang berbentuk seperti kartu yg di”tancap”kan pada motherboard (mobo) melalui satu slot yang khusus untuk itu. Karena VGA card memiliki prosesor yang mengeluarkan panas saat beroperasi, maka pasti ada perangkat pendinginnya, bisa berupa sirip-sirip logam dengan pipa-pipa penghantar panas (heatpipe) atau berupa kipas pendingin (heat Sink Fan/HSF).
  • FUNGSI VGA
Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game.VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.
  • BAGIAN-BAGIAN VGA
Ada beberapa bagian komponen pengertian Vga (Video Graphics Accelerator), diantaranya:PCB (Printed Circuit Board)
 Hasil gambar untuk Printed Circuit Board Pada video card, warna dasar yang digunakan beragam. Mulai dari warna merah, hijau dan kuning keemasan. Ada dua form factor yang digunakan. Kebanyakan berukuran standar dengan ketinggian sekitar 99 mm (tinggi bracket sekitar 127 mm) dan lebar yang bervariasi. Ukuran yang lebih mungil, dengan ketinggian setengahnya, dikenal dengan form factor low-profile. Video card semacam ini digunakan seperti pada mini PC. Sesekali ditemukan beroperasi dengan sebuah riser card.
GPU/VPU

Hasil gambar untuk GPU/VPU
Inilah inti dari sebuah video card. Sebuah IC (integrated circuit), tugasnya seperti CPU pada sebuah mother- board. Ia yang menangani proses 2D dan 3D. Biasanya tertutup oleh heatsink dan fan.
Memory

Hasil gambar untuk video ram
 
Untuk membedakan dengan RAM/ memory yang terinstalsi pada motherboard, lebih spesifik disebut sebagai video RAM. Kesamaan antara RAM dengan video RAM cukup banyak. Namun pada praktiknya, RAM video card terutama seri-seri high-end, sering menggunakan chip memory yang lebih cepat ketimbang RAM motherboard.
Bus Interface

Hasil gambar untuk Bus Interface
Untuk sekarang, pilihannya hanya ada dua macam interface. Yaitu, AGP (Acce- lerated Graphics Port) dan PCI Express. Sebelumnya sempat digunakan slot ISA dan PCI untuk video card ini.
Cooling System

Hasil gambar untuk Cooling System cpu
Sempat memiliki sebuah video card yang sama sekali tidak menggunakan fan pendingin, atau bahkan tanpa heatsink? Untuk GPU terkini, sebuah hal yang hampir tidak mungkin. Dengan clock yang demikian cepat, panas selama beroperasi dapat mencapai suhu yang cukup tinggi. Sebagai informasi, suhu pada heatsink pasif (tanpa fan) sebuah video card GeForce FX5200 dapat mencapai kisaran 60°C. Dapat dibayangkan panas yang dapat dihasilkan sebuah video card kelas high-end.
Display Interface
Hasil gambar untuk Display Interface
 
Kebanyakan video card menawarkan tiga jenis port interface: DVI, VGA dan TV-Out. Dan yang lain, hanya merupakan kombinasi minor dari tiga port tersebut. Ada yang menawarkan dual DVI, untuk dapat menghasilkan dua tampilan pada display digital. Ada yang menyertakan fasilitas dukungan output HDTV (high-definition TV), atau VIVO (video input video output). Dua yang disebut terakhir, biasanya dengan menyertakan fungsi tambahan tersebut pada port video.